Hari Pertama Peparnas Papua, Atletik Sediakan 34 Emas

  • Whatsapp
cabang atletik menjadi ladang perebutan medali emas para atlet penyandang disabilitas tanah air
Hari pertama Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua, cabang atletik menjadi ladang perebutan medali emas para atlet penyandang disabilitas tanah air.

Jayapura – Hari pertama Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua, cabang atletik menjadi ladang perebutan medali emas para atlet penyandang disabilitas tanah air.

Dari informasi Techinal Delegate PB Peparnas dari laga atletik yang dipertandingkan di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura sedikitnya menyediakan 34 keping medali emas. Sementara cabang olahraga paralimpik lainnya yang mulai bertanding hari ini, tenis meja, catur, dan bulutangkis.

Bacaan Lainnya

Medali untuk atletik tersebut dipertandingkan dalam klasifikasi nomor bagi atlet Tuna Daksa, Rungu Wicara, Celebral Palsy, Tuna Netra, dan Perawakan Pendek.

Dari Stadion Lukas Enembe, atlet tuan rumah Papua Abraham Elopere menjadi peraih emas pertama Peparnas XVI Papua setelah finis terdepan dalam lomba klasifikasi T20 cabang olahraga atletik nomor 1.500 meter putra.

Atlet 32 tahun itu membukukan waktu terbaik yakni 4 menit 22,63 detik. Abraham berhasil mengalahkan wakil Jawa Tengah Nasrodin yang harus puas membawa pulang perak usai finis kedua dengan catatan waktu 4 menit 24,52 detik. Sementara perunggu diraih atlet asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Leksi Kase, yang menyelesaikan lomba dengan waktu 4 menit 25,76 detik.

“Saya tidak menyangka bisa menjadi juara, karena peserta di Peparnas ini banyak. Terima kasih juga ke masyarakat Papua yang selalu mendukung dan mendoakan saya. Semoga dengan hasil ini, atlet Papua lainnya bisa terus semangat,” kata Abraham usai lomba, Sabtu (6/11/2021) pagi.

Dalam perlombaan ini, tuan rumah Papua menurunkan tiga wakil. Mereka adalah Norim Pagawak yang finis di urutan keenam dengan catatan waktu 4:44,75 dan Lius Kusumbrue yang gagal finis dalam perlombaan tersebut.

Secara keseluruhan, perlombaan kali ini diikuti 19 atlet. Namun hanya 14 atlet yang menyelesaikan perlombaan. Tercatat ada 11 provinsi yang mengirim atlet. Selain Papua, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur, ada juga wakil dari Gorontalo, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah,  Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Riau.

Induk dari semua cabang olahraga tersebut menyediakan 741 keping medali meliputi 247 emas, 247 perak, dan 247 perunggu untuk diperebutkan para atlet paralimpik.

Pos terkait