Ketua TP-PKK Aceh Besar Nilai Posyandu Cempaka Rindam IM, Apresiasi Inovasi Digital
AcehKOTA JANTHO — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Besar, Ny. Hj. Rita Mayasari Muharram, melakukan penilaian langsung terhadap pelaksanaan Lomba Posyandu, Kader Posyandu, dan Kader Bina Keluarga Balita (BKB) di Posyandu Cempaka Rindam Iskandar Muda (IM), Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan BKKBN Aceh, Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Besar Neli Ulfiati, SKM, MPH, Keuchik Leu Ue Yusri VE, jajaran Pengurus Persit Cabang IX Iskandar Muda, unsur tenaga kesehatan, serta para kader Posyandu dan BKB.
Danrindam Iskandar Muda Brigjen TNI Hasandi Lubis, S.I.P., M.M., M.Han, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Ketua TP-PKK Aceh Besar beserta rombongan di lingkungan Rindam Iskandar Muda. Ia menegaskan bahwa Rindam IM merupakan bagian dari wilayah administratif Kabupaten Aceh Besar.
“Selama ini mungkin masih sering disebut sebagai wilayah Banda Aceh, namun kini telah ditegaskan bahwa Rindam Iskandar Muda berada dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar. Dengan demikian, kami juga merupakan bagian dari masyarakat Aceh Besar dan berada di bawah binaan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar,” ujarnya.
Brigjen TNI Hasandi Lubis juga menjelaskan bahwa di lingkungan Rindam IM terdapat sekitar 400 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 500 jiwa.
Ia menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Persit Cabang IX belum dapat hadir akibat sedang menjalani pendidikan lanjutan di Medan, namun kegiatan tetap didukung penuh oleh jajaran Persit melalui kehadiran Wakil Ketua Persit.
Lebih lanjut, Danrindam IM menegaskan bahwa seluruh kegiatan Posyandu yang dilaksanakan bukan semata-mata untuk kepentingan lomba, melainkan merupakan komitmen berkelanjutan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.
“Apa yang kami lakukan di Posyandu Cempaka ini bukan disiapkan secara mendadak, dan bukan pula hanya untuk mengejar kemenangan. Semua kegiatan telah berjalan sebelumnya sebagai bentuk tanggung jawab dan pengabdian para kader,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan berbagai kegiatan pendukung yang dikelola di lingkungan Rindam IM, mulai dari kebun pangan, perikanan, peternakan ayam, hingga pengolahan sampah dan pupuk organik. Menurutnya, pengelolaan limbah organik menjadi pupuk kompos dan pemilahan sampah plastik merupakan wujud dukungan Rindam IM terhadap upaya pemerintah daerah dalam pengurangan beban tempat pembuangan akhir (TPA).
Sementara itu, Ketua TP-PKK Aceh Besar Hj Rita Mayasari meninjau langsung seluruh rangkaian pelaksanaan lomba Posyandu Cempaka, mulai dari proses pendaftaran, penimbangan dan pengukuran balita, pencatatan oleh kader dan tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan, hingga pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Selain itu, Rita Mayasari juga meninjau tanaman pangan, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS-3R), pengolahan pupuk kompos Bhakti Utama Rindam IM, serta peternakan Posyandu Cempaka Rindam IM yang merupakan binaan langsung Rindam Iskandar Muda.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Aceh Besar juga mengunjungi kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) Cempaka Rindam IM. Persit Iskandar Muda turut menampilkan profil Posyandu Cempaka Rindam IM, termasuk inovasi aplikasi pelayanan Posyandu berbasis digital bernama “Lentera”, yang digunakan sebagai bagian dari sistem pendukung layanan Posyandu.
Ketua TP-PKK Aceh Besar mengapresiasi dedikasi para kader Posyandu dan BKB Rindam IM yang telah menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Ia menegaskan bahwa peran Posyandu saat ini semakin luas, tidak hanya melayani balita, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, hingga lansia.
“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komitmen, ketulusan, dan kesinambungan dalam pelaksanaannya agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(**)

